Surat Al-‘Ashr
oleh :
Dr. Dra. Nurwathon, S.H., M.H.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah melimpahkan kepada kita berbagai nikmat yang tiada terhitung, terutama nikmat iman, nikmat sehat, dan nikmat waktu luang. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan pengikutnya hingga akhir zaman.
Jamaah yang dirahmati Allah,
Pada kesempatan ini, mari kita renungkan isi Surat Al-‘Ashr, salah satu surat pendek dalam Al-Qur’an, namun mengandung makna yang sangat dalam. Allah berfirman:
وَالْعَصْرِ (١) إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ (٢) إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ (٣)
Artinya: “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, beramal saleh, saling menasihati dalam kebenaran, dan saling menasihati dalam kesabaran.”
Dari ayat ini kita belajar bahwa pada dasarnya manusia berada dalam kerugian. Namun, ada empat golongan yang tidak akan merugi, yaitu:
-
Orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dengan iman yang benar.
-
Orang-orang yang beramal saleh, yaitu yang membuktikan imannya dengan perbuatan nyata.
-
Orang-orang yang saling menasihati dalam kebenaran, mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran.
-
Orang-orang yang saling menasihati dalam kesabaran, yakni sabar dalam menghadapi ujian, sabar dalam beribadah, dan sabar menjauhi maksiat.
Jamaah yang berbahagia,
Selain itu, Rasulullah SAW juga mengingatkan kita dalam sebuah hadis riwayat Bukhari bahwa ada dua nikmat besar yang sering dilalaikan manusia, yaitu:
-
Nikmat sehat
-
Nikmat waktu luang
Dua nikmat ini sangat menentukan apakah kita menjadi orang yang beruntung atau justru termasuk orang yang merugi. Ketika sehat, kita diberi kesempatan untuk beribadah, bekerja, menuntut ilmu, dan beramal saleh. Begitu pula waktu, jika kita gunakan dengan baik maka akan bernilai pahala, namun jika disia-siakan akan mendatangkan penyesalan.
Oleh karena itu, marilah kita manfaatkan waktu hidup yang Allah berikan dengan sebaik-baiknya: memperkuat iman, memperbanyak amal saleh, saling menasihati dalam kebaikan, dan bersabar dalam menjalankan perintah Allah.
Semoga Allah menjadikan kita hamba-Nya yang tidak merugi, yang selalu menggunakan nikmat sehat dan waktu untuk hal-hal yang diridai-Nya.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
